Sitemap (atau peta situs)adalah berkas yang mencantumkan seluruh URL di situs Anda yang ingin Anda tampilkan di mesin pencari seperti Google. WordPress.com secara otomatis membuat peta situs XML untuk Anda.
Cara cepat untuk mengakses peta situs adalah dengan menambahkan /sitemap.xml di akhir alamat situs Anda. Misalnya, domainkeren.com/sitemap.xml atau situskeren.wordpress.com/sitemap.xml.
Anda juga dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk menemukan peta situs Anda:
- Buka dasbor situs.
- Buka Jetpack → Pengaturan, lalu klik tab Lalu Lintas.
- Gulir turun ke bagian Peta Situs:

URL pertama adalah peta situs standar yang paling sering digunakan untuk memungkinkan mesin pencari mendaftar situs Anda. Kami juga menyediakan peta situs berita.
Saat mengunjungi peta situs, Anda akan menemukan daftar tautan dalam format XML, yaitu format khusus yang dapat dikenali oleh mesin pencari. Mesin pencari akan “mengindeks” tautan ini, yang berarti menyimpan dan menata halaman Anda sehingga mesin pencari dapat menunjukkannya ke orang-orang yang mencari informasi yang relevan. Jumlah pos di peta situs Anda dibatasi hingga 1.000 pos yang baru saja diperbarui.
Peta situs secara default diaktifkan di WordPress.com, tetapi Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk mengaktifkan peta situs jika tidak belum ada:
- Buka dasbor situs.
- Pastikan plugin Jetpack sudah aktif.
- Buka Jetpack → Pengaturan, lalu klik tab Lalu Lintas.
- Gulir turun ke bagian Peta Situs.
- Klik tombol pengaktif di sebelah “Buat Peta Situs XML“.
- Akses peta situs Anda di
domainanda/sitemap.xml.
Selama pengaturan privasi situs Anda diatur ke publik, dan pilihan “Cegah mesin pencari mengindeks situs ini” tidak dicentang, mesin pencari akan secara otomatis menemukan peta situs Anda dan menggunakannya untuk mengindeks situs Anda. Tiap kali Anda memperbarui atau menghapus halaman atau pos, WordPress.com juga secara otomatis mengirimkan pembaruan ke mesin pencari.
Beberapa mesin pencari, termasuk Google, menawarkan pilihan untuk mengirimkan peta situs Anda untuk pengindeksan. Meskipun langkah ini tidak harus dilakukan agar situs Anda diindeks oleh Google, langkah ini dapat mempercepat proses pengindeksan dalam beberapa kasus. Baca panduan kami untuk mempelajari cara memverifikasi situs dengan Google Search Console dan mengirimkan peta situs Anda.
💡
Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang SEO, ikuti kursus Perkenalan SEO gratis kami.
Peta situs berita serupa dengan peta situs standar untuk mesin pencari tetapi spesifik untuk Google News—layanan agregator berita yang dikembangkan oleh Google. Peta situs berita digunakan oleh situs berita agar konten mereka diindeks oleh Google News. Jika situs Anda tidak berfokus pada berita, Anda kemungkinan dapat mengabaikan peta situs berita.
Agar situs dapat ditampilkan di Google News, situs harus disetujui terlebih dahulu oleh Google. Setelah disetujui, situs berbasis berita dapat mengirimkan peta situs berita ke Google News. Peta situs berita mencakup pos yang dipublikasikan dalam 48 jam terakhir saja.
Peta situs gambar dan video membantu mesin pencari mengindeks media di situs Anda dan menampilkannya di hasil pencarian. Secara default, peta situs ini dibuat secara otomatis dan mencakup semua gambar dan video di Pustaka Media.
Video pribadi dan media di situs pribadi tidak diindeks. Namun, pengunjung tidak dapat melihat media pribadi kecuali jika mereka adalah anggota situs Anda.
Shortcode [sitemap] akan menampilkan daftar semua halaman situs Anda dalam daftar bullet hierarkis, mengikuti hubungan induk/anak yang diatur dalam Atribut Halaman. Tampilannya akan seperti ini, tetapi dengan halaman Anda sendiri, dan gaya akan bergantung pada tema Anda:

Tampilkan daftar ini di halaman situs Anda dengan menyisipkan blok Shortcode dan mengetik shortcode [sitemap].